Kamis, 19 Oktober 2017

Madu Penambah Nafsu Makan

Hal yang paling menarik ketika libur adalah, kumpul bareng keluarga. Quality time family its must for me. Why? Karena emang gua jarang banget ketemu sama beberapa keponakan ataupun keluarga gua yang lain. Sibuk kuliah, pergi pagi pulang malem, kaya bang toyib sehingga ketika punya waktu luang emang lebih manfaatin untuk kumpul,atau sekedar ngobrolin hal-hal kecil.

Hari ini seneng banget karena bisa ketemu sama keponakan. Bisa nemenin keponakan main bareng dan belajar bareng. Kebetulan keponakan gua usia 7 tahun. Kuliah di jurusan psikologi emang memberikan manfaat yang banyak buat gua pribadi, salah satunya adalah bisa menerapkan ilmu yang gua miliki ke keluarga dan keponakan-keponakan gua. Kebetulan keponakan gua yang satu ini emang pinter banget dan lincah, seneng banget sama hal-hal baru dan seneng banget main di nuansa alam.

Kegiatannya yang aktif dan senang belajar, serta melukis membuat banyak waktunya tersita. Hingga tak jarang, keponakan gua ini susah untuk makan. Gua sebagai seorang tante begitu perduli dengan kesehatan dan proses tumbuh kembang anak. Karena seorang anak yang memiliki tumbuh kembang yang baik, akan berhasil pula dalam proses pembelajaran atau bersosialisasinya dengan lingkungan sekolah dan tempat tinggal nya. Tak jarang, gua harus selalu memberikan ide-ide untuk bisa membuat keponakan gua yang satu ini makan dengan lahap, salah satunya dengan  madu.



            Pemberian reward sangat diperlukan bagi anak. Ini adalah tips dan cara yang baik untuk bagaimana caranya membuat anak mau melakukan sesuatu. Gue menerapkan sistem pemberian reward ini kepada keponakan gua,sebagai cara untuk membuatnya memiliki nafsu makan yang baik. Keponakan gua sangat suka dengan madu, jadi ketika dia mampu melakukan suatu kegiatan dengan baik. Gua akan memberikan madu gizidat sebagai reward untuk nya. Rasanya yang manis, dan bergizi membuat nafsu makan anak bertambah, juga madu dari gizidat ini mampu untuk menjaga ketahanan tubuh anak dengan baik. Apalagi, pada saat kondisi cuaca sedang tak tentu. Produk madu gizidat ini dibuat dari madu asli, dengan vitamin yang lengkap.
            .




Ngga heran dan ngga nyesal untuk pertama kalinya mencoba produk madu ini. Karena,sudah terlihat hasilnya anak menjadi lahap untuk makan dan memiliki nafsu makan yang baik. 

tulisan ini buat untuk review  ( https://gizidat.id/ )

Minggu, 24 September 2017

Kehidupan Mahasiswi di Negeri Sakura




 
Tochigi-Ken

Hidup jadi anak rantau di negara orang emang harus pinter untuk mengatur semuanya sendiri. Salah satunya adalah mengatur keuangan dan juga waktu sebaik mungkin. Biaya hidup di Jepang yang mahal, membuat gua harus bisa menahan mata supaya tidak membeli hal-hal yang tidak  diperlukan. Maklum, kadang kalau ada make up keluaran baru bawaannya mau beli. Well, gua akan cerita mengenai bagaimana enaknya hidup di negara orang sebagai pelajar asing. 

Dari dulu, gua emang udah punya mimpi untuk bisa merasakan bagaimana nikmatnya kuliah atau belajar di negara orang, dan alhamdulillah nya Allah mengabulkan doa gua. Pas dapat kabar bahwa gua akan study di jepang, awalnya ngga percaya. Tapi, pas gua cubit pipi temen gua dan  ternyata sakit , oke gua mikirnya berati emang nyata. Sangat bersyukur dan gua janji dalam hati untuk tidak mengecewakan diri sendiri ataupun orang tua. Pokonya tekad gua adalah belajar yang rajin dan tidak main selama di jepang ( kenyataannya gua menyelipkan waktu untuk main he he he ). Semuanya butuh usaha dan kerja keras sampai akhirnya gua bisa merasakan belajar di negeri sakura. Tapi, namanya juga manusia ada aja yang ngga suka sama rezeki gua untuk belajar di negeri sakura, selalu jadi bahan omongan beberapa orang. Gua sih bodo amat, toh mereka ngga pernah tau bagaimana kerasnya usaha gua untuk bisa mewujudkan apa yang gua mau, semuanya butuh perjuangan. 

Selama di Jepang, gua tinggal dan kuliah di Perfektur Tochigi-Ken,Shimotsuke-shi. Terletak di bagian utara Kanto dengan ibu kota Utsunomiya. Lumayan jauh dari Tokyo, butuh waktu 2 jam dari Tochigi menuju Tokyo,jika menggunakan kereta biasa. Beda lagi halnya kalo naik kereta super cepet shinkansen yang membutuhkan waktu 35 atau 45 menit dari Tochigi menuju Tokyo, atau sebaliknya. Dan gua kuliah di salah satu kampus yang terletak di Jichi. Yaps, gua kuliah di salah satu kampus yang terkenal dengan fakultas kedokteran dan perawatnya, dan termasuk salah satu kampus terfavorit di Tochigi. Kebetulan gua kuliah di jurusan psikologi. Di Jepang jurusan psikologi lebih banyak membahas dan fokus pada hal-hal klinis, dan punya peranan yang penting seperti dokter untuk pasien. 

Kebetulan gua tinggal di apartemen bareng dua teman gua. Kenapa gua memutuskan untuk tidak tinggal di dormitory. Alasannya karena biayanya ngga jauh beda sama gua tinggal di apartemen, terus kalau di apartemen ada  peraturan untuk jam keluar atau masuknya, sedangkan beberapa mesin pembeli makanan di asrama ngga menjual makanan halal, dan tiap malem gua selalu lapar. Jadi keputusan untuk tinggal di apartemen jauh lebih enak sih, karena ketika lapar tengah malam gua akan keluar untuk beli makan. Penyesuain jam kuliah yang super padet mulai dari jam 07.00 pagi sampai jam 21.00 malam gua baru selesai. Belum lagi jika ada rapat untuk pertemuan antara dokter,perawat dan psikolog untuk membahas mengenai pasien dengan penyakit tertentu, atau pasien yang sudah terlalu lama di rumah sakit atau hasil setelah operasi,dsb. Bisa diperkirakan gua akan tiba di apartemen dengan berjalan kaki pukul 22.30 malam. 

Tingkat disiplin yang begitu tinggi, dan bagaimana orang-orang Jepang sangat menghargai waktu, membuat gua menerapkan hal yang sama. Untuk selalu datang tepat waktu, bangun pagi, selalu membiasakan merapikan sesuatu dimanapun, dan harus bisa melakukan self service ketika belanja di mall atau supermarket. Karena gua menjalaninya dengan ikhlas, jadi semau terasa menyenangkan. Meski harus bangun pagi dan pulang malem setiap harinya, meski harus makan ramen atau miso setiap jam istirahat ( karena cafetaria kampus tidak menyediakan makanan halal ) gua benar-benar menikmati setiap hal tersebut. Di kampus hanya ada beberapa pelajar muslim, termasuk gua dan beberapa teman dari timur tengah, dan bisa dihitung menggunakan jari berapa banyak pelajar muslim yang memggunakan hijab. 
  

Kalau kalian mampir ke Jepang, cobalah sesekali mengunjungi Tochigi. Ada banyak wisata yang menarik. Tokyo, Osaka sudah terlalu mainstream hehe. Nanti akan aku bahas mengenai wisata di Tochigi..

Rabu, 02 Agustus 2017

Kafe Bergaya 90-an dengan Menu Makan Rumahan.

Hay buat yang masih bingung cari referensi tempat makan, guys  gue akan review tempat makan enak dengan harga ciamik! 

 Jakarta yang dikenal rame serta wisata kuliner nya yang beragam, membuat siapa pun selalu ketagihan untuk wisata kuliner dari ujung jakarta ke ujung lagi.. yaps, itu sih gue lebih tepatnya hehe. 
Ada satu kafe di bilangan Jakarta Selatan, dengan konsep yang cukup unik. Warung Pickers, adalah sebuah kafe di Jl.Gandaria 1 No 59, Jakarta Selatan. Ngga cuman unik secara konsep dekorasi ruangannya yang bergaya klasik ala 90-an. Tapi cara mereka untuk menyajikan makanan bisa dibilang cukup beda dari yang lain. Disaat beberapa kafe justru berlomba-lomba untuk menyajikan makanan ala barat, tapi justru warung ini menyediakan makanan yang khas lidah orang indonesia banget, dari mulai cemilan sampai makanan berat.

bagian dalam kafe 
sudut lain kafe dengan nuansa shabi chic tapi tetap bergaya retro



beberapa pajangan antik jaman dulu di dalam kafe

Well,
gue akan membahas terlebih dahulu bagian interior kafe. Suasana yang nyaman banget, wifi yang super kencang (ini paling penting buat mahasiswi semester akhir kaya gue wkwk) dan pelayanan yang ramah. Interiror disini di dukung dengan beberapa hiasan ruangan dengan benda-benda antik jaman dulu dan berbagai quotes yang menarik (bisa liat digambar), hiasan lampu yang mereka gunakan pun dirasa cukup menarik. Bahkan sampai dibagian kamar mandi pun, kafe ini juga meletakkan beberapa foto bergaya retro dengan nuansa putih. Ada beberapa sudut yang didesain ala shabi chic tapi tetap tidak menghilangkan model kursi ala 90-an, selebihnya sih lebih banyak beberapa bangku dan meja panjang sederhana untuk pengunjung. Serta live music yang sepertinya hampir ada setiap hari,lumayan buat nemenin kamu yang jomblo.

Menu makanannya sendiri beragam banget, dari mulai cemilan kaya roti bakar, martabak sampai makanan berat indomie dan nasi beserta beragam lauk pauknya tersedia. Untuk kalian yang suka makan nasi. Kafe ini menyediakan menu ala rumahan, jadi kalian bisa milih mau menu lauknya apa. Satu porsi untuk nasi+rendang+sayur asam+sambal+teri asin beserta kacang dikenanakan 24.000,- . aseli ini enak banget. Bahkan untuk pilihan sambalnya dia beragam, dari mulai sambal terasi, sambal matah, sampai sambel pedes mampus.

menu lauk yang beragam yang bisa dipilih + beragam sambal

daftar menu

Cara penyajian untuk minumannya sendiri pun unik banget. Mereka akan menyajikannya dengan gelas jaman dulu,tapi ini hanya khusus untuk penyajian kopi ataupun kopi susu. Terkadang untuk penyajian makanan beratnya pun mereka sajikan diatas piring antik jaman dulu. Ini yang membuat pengunjung serasa seperti makan dirumah.




dijamin guys menu lauk disini enak banget, apalagi teri sama kikilnya wkwk. Buat kalian yang suka nongkrong tapi pengin cari nuansa baru mulai dari makanan sampai tempat. Kafe ini cocok banget sih buat kalian masukkin ke daftar list hangeout  kalian bareng pacar biar dibayarin, atau bareng temen. Harganya yang sesuai kantong, suasana yang nyaman dan ditambah lagi kalian tetep bisa upload foto keren dengan latar background 90-an gitu gengs. 

Selasa, 04 Oktober 2016

Tampil Stylish dengan Pakaian jadul

Siang semuanyaaa. Yey, akhirnya bisa punya waktu lagi untuk nulis dan membuat blog ini tidak berdebu hehe. Sebenernya, tulisan ini ditulis sudah sejak beberapa bulan lalu. Karena kesibukan kuliah selama di Jepang dan kegiatan lainnya. Jadi,mohon maaf baru sempat nge blog.

Hayo,siapa yang punya pakaian jaman dulu yang masih disimpen dilemari? Coba angkat tangannya,guys. Tahun 2016 sekarang baju jaman dulu kembali lagi menjadi trend terbaru. Bahkan, buat kalian yang masih memiliki pakaian dengan lengan terbuka dan sekarang sudah berhijab,jangan khawatir. Kalian masih bisa memakai pakaian yang dulu-dulu,kok.
Awalnya,agak nggak yakin mau nulis mengenai hal ini. Tapi, berhubung banyak sekali temen-temen ku yang sudah mulai berhijab,dan bingung baju-baju dilemari model lengan pendek serta dres pendek yang masih bagus tapi ngga mau dibuang. Akhirnya, aku memutuskan untuk menulis ini berdasarkan permintaan banyak orang, Semoga bisa membantu kalian dalam mix and match dan menggunakan pakaian yang dulu-dulu saat belum berhijab.
***
1.
 

Dress dengan panjang selutut dan tanpa lengan ini masih bisa dipakai untuk kalian yang berhijab. Cutting pada bagian pinggang, cocok banget buat individu yang bentuk pinggangnya kecil. Jadi terlihat lebih berisi (sedikit), bagian bawah yang lebar mempengaruhi bentuk ukuran pinggang, dan tidak terlalu ketat,dipadukan dengan manset baju berwarna hitam dan kerudung berwarna coklat muda terlihat cocok untuk individu yang memiliki kulit terang maupun sawo matang, karena warnanya yang tidak terlalu gelap ataupun terang. Celana jeans yang di gulung pada bagian bawah dipadukan dengan nude heels terlihat lebih manis,bukan?

2.

Untuk penampilan yang satu ini, simple but chic.  Yaps, buat kalian yang masih menyimpan rok dengan panjang dibawah lutut atau pun di atas lutut, cocok kok untuk kalian kenakan kembali ketika sudah berhijab. Kerudung putih segi empat dengan motif bunga berwarna merah ini cocok banget di padukan dengan blus hitam polos lengan panjang dan bawahan rok cutting a line midi dengan warna yang senada dengan atasannya. Ohiya,model rok rempel seperti ini cocok untuk yang bertubuh mungil atau kecil terlihat lebih tinggi, serta legging hitam panjang yang menutupi bagian kaki, pas kan di gunakan untuk yang berhijab. Tidak lupa sepatu nike airmax women jadi pilihan tepat untuk gaya yang simple ini.

3.

And the last, penampilan kali ini tampil dengan lebih cerah. Pemilihan warna juga bisa menentukan tingkat ke moodyan kamu loh,guys. Jangan takut buat pakai warna-warna cerah seperti,kuning. Percaya diri jadi kunci yang utama untuk kamu,warna-warna terang seperti,kuning sempat menjadi warna trend tersendiri ditahun 2008 lalu (kalau saya tidak salah) . 
Kerudung segi empat berwarna hitam, jadi pilihan yang netral. Pada bagian dalam terdapat kaos stripes berwarna hitam, kaos model ini, cocok untuk perempuan dengan tubuh mungil jadi terlihat lebih berisi,dan dipadukan dengan luaran cardigan kuning. Celana jeans yang digulung pada bagian bawah dipadukan dengan brown heels. 


Gimana, masih bingung sama baju-baju bekas jaman dahulu? Semoga tulisan kali ini bisa membantu kalian ya. Selamat mencoba untuk tampil trendy tapi tidak meninggalkan kewajiban, berhijabnya. Kunci utamanya, tetep kepercayaan diri yang membuat penampilan siapapun jadi lebih fashionable. 

Minggu, 03 April 2016

dua tempat nongkrong asik dan murah di Jakarta dan Tangerang

Oke, malam ini aku mau review beberapa tempat makan asik dan cafe di daerah Tangerang dan Jakarta yang pas banget di jadiin tempat hangeout kalian bareng teman,sanak saudara atau pasangan.

So,let's check it out......

This the first time I come in this cafe. Sebenernya, cafe ini baru banget dibuka. Karena, berhubung letaknya ngga jauh dari kampus. So, cukup dengan jalan kaki 10 menit gue bisa sampai di tempat ini.

Awalnya sempet ragu mau masuk ke sini. Kenapa? Karena emang masih sepi banget. Maklum, masih baru gengs. But, cause i very curious, i'll try to come in. Dan.... Oke, disini super recomended banget buat kalian hangeout kesini. First, disini pelayanannya ramah banget. Para pelayan di cafe ini sangat murah senyum sekali. Buktinya, pas awal dateng gue udah disambut dengan si pelayan yang membukakan pintu plus senyum lima jarinya. Terus, alunan musik yang disetel sesuai dengan pengunjung yang datang.

No ka oi cafe ini berada di daerah Gandaria. Jl gandaria I No 67,Gandaria Jakarta Selatan.
No ka oi cafe ini adalah salah satu cafe yang membawa unsur unsur Hawai. Mulai dari makanannya, maupun suasananya. Ditambah lagi, area toilet nya yang lucu, karena disediakan kapur untuk kita bebas mencoret coret. Area nya juga luas banget, tapi kurang tau kalo untuk smoking arenya.

Salah satu ruangan di bagian dalam Nokaoi cafe
Dekorasi ruangan yang simple but chick ngebuat jadi betah banget buat spend time disini,ditambah lagi wifi yang super kenceng.

Menu makanan yang di tawarkan disini beragam. Mulai dari pasta italian,menu makanan hawai,korea, sampe indonesian food kaya soto ayam juga tersedia disini. Harga yang ditawarkan juga lumayan, afordable lah.


untuk minumannya, sempet coba manggo smothies. Rasa manisnya pas banget, apalagi aroma mangga nya kerasa banget harumnya. poko nya enak deh.

Dan untuk makanannya. Gue, pesen Mushroom Soup (38 K). Sup jamur creamy disajikan dengan mangkok berukuran kecil di tutup dengan puff pastry. tampilannya sih, percis zuppa soup. untuk rasanya lumayan, tapi creamy nya kurang dapet.


Gue juga sempet mampir untuk makan sore di daerah Tangerang. Tepatnya daerah Pasar Lama. Tempat makan asik dan murah yang ada di daerah Tangerang ini bernama kan Nibbles, alamatnya berlokasi di Jl. Cirarab Raya No.1 Kota Tangerang, Tangerang.
Area tempat makan yang cukup luas, di tambah dekorasi ruangan dengan wallpaper tembok yang lucu lucu ngebuat gue jadi betah banget untuk dateng di tempat ini lebih awal. Temboknya Instagram available banget buat dijadiin tempat foto foto wkwk. yang kurang dari tempat ini, lampu nya terlalu remang remang jadi ga terlihat terlalu terang, itu yang ngebuat gue jadi kurang nyaman.

menu makanan yang ada menurut gue yah kaya menu street food aja. Kaya Indomie goreng carbonara, kue cubit dengan aneka ragam topping dan rasa, plus martabak mini juga dengan topping dan rasa yang beragam.

Martabak mini dan green tea
Yaps. Gue pesen martabak mini dengan rasa Red velvet dan topping orea+ choco krunch,hm..... yummy. Aseli, ngga bohong enak banget. Tekstur martbak yang gampang banget di kunyah dan lembut, plus pinggiran martabak yang crunchy abis.


yey di tambah lagi. Pesan minuman Favorit setiap kesini adalah Green Tea Latte yang rasa awalnya emang agak pait manis gitu, Tapi, pas udah di minum selanjutnya manisnya pas banget, dan rasa paitnya juga hilang. Terus, mesen minuman Lyche Yakult. Aseli.... asem nya minuman ini bikin ketagihan, enak banget. Yakult nya terasa banget, sayang Lyche nya sama sekali ga terasa. Cuman, aroma lyche nya kerasa banget ketika minuman ini pertama kali di sajikan,


So, selamat menikmati untuk datang dan berkunjung ke tempat makan yang sudah aku review :).

Selasa, 22 September 2015

Hijab And My Story

Dalam Islam, Hijab adalah pakaian wajib yang digunakan oleh para wanita muslim. Selain sebagai bentuk identitas sebagai seorang muslimah, hijab juga digunakan sebagai pelindung diri. Seperti yang dijelaskan dalam  QS. Al-Ahzab: 59, “Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.”

Hallo, aku mau cerita sedikit alasan kenapa aku bisa senyaman ini hingga sekarang menggunakan Hijab. Aku berasal dari lingkungan keluarga dengan pemahaman agama yang baik, alhamdulillah. Orang tua ku sendiri, ngga pernah memaksa untuk "harus" menggunakan Hijab. Meski pada akhirnya, mereka memutuskan untuk mendaftarkan ku di sekolah khusus islam, sebagai salah satu bentuk awal agar aku lebih mengenal islam dan kewajiban ku sebagai seorang muslimah (baca : Menggunakan Hijab). Masuk di sekolah islam, yang mengharuskan semua siswanya untuk wajib menggunakan hijab, mau ngga mau hal itupun membuat aku jadi terbiasa menggunakan hijab sejak usia 12 tahun . Dan dengan berhijab, aku sendiri bisa matahin stigma buruk orang-orang yang beranggapan "kalau pake hijab nanti dapet temennya yang ngga asik"  siapa bilang? Semua pada dasarnya balik lagi kembali ke diri masing-masing, kita hidup di lingkungan dengan jutaan ras,suku,adat,agama, dan segala macam hal yang berbeda. Sudah seharusnya, kita lah yang harus bisa bersosialisasi dengan baik, menjalin hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antar sesama, tidak membeda-bedakan. Sedikit cerita, aku sendiri bangga karena punya lingkungan pertemanan dari berbeda latar belakang,dan negara yang berbeda. Yang lebih membanggakan adalah, ketika belum lama ini salah satu pria yang ceritanya pernah ku tuliskan dalam blog ku, memberitahu ku, bahwa ia sekarang sudah menjadi mualaf. Awal mengenal pria tersebut, atau aku biasa memanggilnya dengan panggilan "Lato" (tenang,itu bukan nama yang sebenarnya) sudah setahun yang lalu, bermula dari dirinya yang penasaran tentang benda yang selalu ku pakai, yang maksud dirinya adalah hijab. Sejak saat itu, Lato mulai banyak menanyakan mengenai "kenapa perempuan muslim harus mengenakan hijab" dan segala hal keingin tahuannya mengenai islam.
 
Hijab juga bukan penghalang buat suatu keinginan. Kesibukan aku sebagai mahasiswi Psikologi dan penulis saat ini membuat aku jadi belajar banyak tentang banyak hal, bertemu dengan banyak orang-orang yang punya jabatan dan status yang cukup baik, status dalam artian cukup dikenal maksudnya. Hijab lah yang membawa aku mendapat banyak hoki, dapet penghargaan sebagai Penulis Naskah Cerita Terbaik,sempat Terpilih untuk mengikuti beasiswa pertukaran pelajar (meski pada akhirnya failed) and etc.

Hijab juga memberikan banyak manfaat, 1. laki-laki akan segan untuk menggoda/mengganggu wanita dan hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah survey. 2. menaati perintah agama dan jadi lebih dekat dengan Allah. 3. Mencegah Sengatan Sinar matahari (dalam segi kesehatan) selengkapnya bisa search di google. Dan masih banyak lagi. Semoga bermanaat Hijab Story kali ini :).

Jadi,tunggu apa lagi buat ngga mulai menggunakan hijab ;)


sumber http://manfaat.co.id/manfaat-menggunakan-jilbab
            



Minggu, 19 Juli 2015

The Cheese Stories Part 1



Tak ada yang tahu, bagaimana proses sebuah rasa benci bisa berubah menjadi kagum. 


Malam itu, rasanya seperti asing. Sudah berapa lama tak bertemu? Dua tahun? Empat tahun? Atau.... ah sudahlah, rasanya waktu sudah terlalu lama tidak mempertemukan aku dengan pria yang dahulu hanya ku kenal sebagai sosok pria kecil yang menyebalkan, entah sejak kapan sosok nya berubah menjadi pria bertubuh tinggi yang tampan dan menyenangkan. Bahkan, jauh lebih menyenangkan dirinya yang sekarang, dibanding beberapa tahun silam. Ohiya, perkenalkan. Aku Sheya, mahasiswi yang jatuh cinta pada dunia sastra, sayangnya justru tercemplung masuk dalam jurusan seni. Tak apalah, karena lewat seni lah aku justru bertemu dengan- Nya. Pertemuan yang tak pernah ku duga sebelumnya, justru mengantarkan ku  menjadi dekat dan bahkan lebih dekat dengannya. Aku justru merasakan sesuatu yang berbeda mengaliri aliran darah ku, entahlah aroma parfum khas jeruknya terus terusan menyeruak, seolah seperti memaksa ku untuk mengingatnya. Baskara Alfio, pria yang biasa disapa dengan panggilan Fio, kini telah berubah menjadi sosok pria dewasa yang tampan, dengan postur tubuh yang tinggi dan bentuk badan yang cukup atletis (tapi tidak berlebihan), dan sudah pasti dua lesum di kedua pipinya yang dapat menyita banyak perhatian khususnya para wanita. Entah sejak kapan, sosoknya benar benar membuat ku terkejut.
                                                *****
Jika banyak orang yang mengatakan, bukan kah tak ada salahnya jika wanita terlebih dahulu menyatakan perasaannya kepada pria? Itung-itung sebagai salah satu bentuk emansipasi wanita. Sialnya, kalimat seperti itu tak berlaku pada ku. Gengsi ku yang terlalu besar dan rasa malu ku mengalahkan perasaan suka ku pada nya. Sepertinya, memang Tuhan mentakdirkan ku hanya menjadi secret admirernya, tak lebih. Sekalipun aku bisa merasa lebih dekat dengannya, itupun karena Fio yang menghubungi ku duluan, dan membicarakan banyak tentang segala hal yang berhubungan dengan seni ataupun sastra. Pembicaraan itu juga berlangsung sudah sekitar dua tahun lalu kalo tidak salah. Sejak saat itu, sampai sekarang aku sendiri justru tak pernah tahu bagaimana kabarnya. Kesibukan ku memaksa ku untuk lupa akan dirinya, mungkin memang lebih baik seperti itu.
                                                            ****
Malam ini aku sibuk melihat beberapa barang antik di sebuah pameran di salah satu mall di daerah Jakarta. Keadaan yang sangat ramai, membuat ku  tak begitu memerhatikan keadaan di sekelilingku dengan baik, tak begitu memerhatikan orang-orang yang lalu lalang di hadapan ku dengan seksama. 

“Shey?” aku menolehkan pandangan ku pada sumber suara yag memanggil ku. 

“ Ha... hay” kataku dengan gugup,dengan sebuah seyum yang kurasa sedikit memaksa. Jelas saja, semua rasa bercampur jadi satu. Kaget, senang, rindu, semua terkumpul. 

“ sendiri? Atau sama...”

“ Selalu sendiri hehehe “ 
 Kerumunan orang yang begitu ramai, membuat Fio menarik tubuh ku untuk keluar dari tempat itu. menggandeng tangan ku, seolah  mengisaratkan ku untuk mengikuti langkah kakinya.dan malam ini, rasanya aku seperti merasakan sesuatu yang hilang sudah kembali. Seperti rasa sesak yang tak bisa ku jelaskan, beruntungnya sesak ku bisa terobati dengan kehadiran nya. Sepertinya Fio memang memberikan udara segar terendiri untuk ku.

Untuk ku yang sudah terlalu lama menahan rindu, tersimpan di bagian terdalam hatiku. Kini, rindu itu bisa menguap dengan mudah seiring kehadirannya saat ini. dan untuk mu pria kecil yang menyebalkan dahulu, telah berubah menjadi sosok pria yang diam-diam mampu mengambil sebagian isi kepala ku, untuk mengingatnya. Tentang sebuah keju yang menjadi hal favoritmu, semoga saja, Aku juga menjadi bagian yang akan membuat mu memfavoritkan diriku. –Sheya Ananda